Alkisah Seorang Imam Yang Kiranya Bisa Mengisfirasi Para Akhwan Semua

Alkisah Seorang Imam Yang Kiranya Bisa Mengisfirasi Para Akhwan Semua

www.oretan86.com-Suatu hari Imam Junaid al Baghdadi duduk bersama di masdjit Asy Syuniziyyah menunggu beberapa jenasah yang hendak mereka sholati.
Di depan mata Imam Junaid ada seseorang ahli ibadah yang terlihat sedang meminta minta, kemudian Imam Junaid berkata… “Andai saja orang ini mau berkerja hingga terhindar dari perbuatan meminta minta itu lebih bagus”.

Imam Junaid yang isthiqomah melakukan sholat serta munajat sampai menangis setiap malam, tetapi kali ini ia benar benar merasa berat melaksanakan dan selalu gelisah yang akhirnya tertidur.

Didalam mimpinya orang fakir yang dijumpai di masjid Asy Syuniziyyah sedang digotong oleh para penduduk dan diletakkan diatas meja makan yang panjang, kemudian orang orang tersebut berkata “Makanlah daging orang fakir ini, sungguh engkau telah mengumpatnya”.

Imam Junaid terperangah, ia merasa tidak pernah mengumpat, sampai akhirnya ia sadar bahwa ia pernah menggunjingnya dalam hati.
Di dalam mimpinya itu Imam Junaid dipaksa untuk meminta maaf atas perbuatannya.

Esok harinya Iman Junaid berusaha mencari orang fakir tersebut, sampai akhirnya ia melihat si fakir memunguti daun daun sisa sayuran yang jatuh diatas sungai untuk dimakan.

Segeralah Imam Junaid menyapa dan tanpa disangkanya keluarlah ungkapan balasan “Apakah engkau akan mengulanginya lagi wahai Abu Qosim”.

Tidak jawab Imam Junaid, kemudian berkata “Semoga Allah SWT mengampuni diriku dan dirimu”.
Imam Junaid sangat merasa beruntung sekali bahwa peringatan” kecilnya” yang datang lewat mimpi yang membuatnya bisa berbenah diri.

Kemudian bagaimana dengan kita yang masih gemar mengumpat, mencela orang lain lewat lisan atau tulisan karena merasa paling segalanya.

Semoga kisah Imam Junaid yang diriwayatkan dalam kitab Raudhatur Rayahin karya Abdul As’ad al Yafi’i ini bisa menjadi pelajaran dan bisa kita ambil hikmahnya…… Aamiin Yaa Rabb 🤲
Written by:Ramlan lubis