Gagalkan Aksi,Kapolres Arahkan Dan Pimpin Jalur Mediasi

Berlangsung Kondusif, Kapolres Rohul Pimpin Mediasi Sengketa Pengurus Koperasi Sawit Karya Bhakti

www.oretan86.com-Tambusai Utara, Di bawah kepemimpinan Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK, Jajaran Polres Rokan Hulu (Rohul) berhasil membatalkan rencana aksi dan melakukan pengamanan serta mediasi atas sengketa kepengurusan Koperasi Sawit Karya Bhakti yang berada dalam areal Perkebunan Kelapa Sawit PT Torganda Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rohul., Jumat (10/09),

Gagal menduduki kebun dan Tempuh jalur Mediasi antara Kelompok Sahbela Dalimunthe Cs dengan kelompok H Afrizal Dalimunthe, di Kantor Kebun Rantau Kasai PT Torganda, Kecamatan Tambusai Utara,

Awalnya, Personil Polres Rohul, sekitar pukul 09.00 Wib, melakukan pengamanan guna antisipasi adanya upaya aksi menduduki lahan milik Koperasi Sawit Karya Bhakti, di Areal Perkebunan Kelapa Sawit PT Torganda Kecamatan Tambusai Utara dari Kelompok Sahbela Dalimunthe cs.

Dalam pengamanan itu Polres Rohul dan Polsek Jajaran dengan menurunkan personil sebanyak 97 Orang, dibagi menjadi Tim Deteksi, Tim Mediasi, Tim Penyekatan dan Tim Tindak.

Sedangkan ketika itu, Penanggung Jawab dalam aksi tersebut Sahbela Dalimunte dengan Korlap Aksi Irwan Dalimunthe, di dampingi Anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BPPK – RI Maman Surbakti dan T Ginting dengan Jumlah massa sekitar 100 orang dari Masyarakat Dusun III Mompa Desa Persiapan Mahato Timur, Kecamatan Tambusai Utara terdiri dari massa laki-laki dan perempuan (Ibu-Ibu).

Aksi tersebut dilaksanakan, karena sampai saat ini tidak adanya penyelesaian permasalahan atas terpilihnya Ketua dan Pengurus Koperasi Sawit Karya Bhakti Dusun III Mompa sesuai dengan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) 17 April 2019 lalu.

Sehingga dengan tidak diakuinya hasil RALB tersebut mengakibatkan terjadinya permasalahan internal di Koperasi Sawit Karya Bhakti Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara.

Sahbela Dalimunthe Cs dalam aksi tersebut menyuarakan tuntutan:
1. Meminta kepada Dinas Koperasi, UKM dan Nakertrans Kabupaten Rohul untuk mengesahkan dan mencatatkan kepengurusan Koperasi Sawit Karya Bhakti Versi RALB yang telah dilaksanakan pada 17 April 2019 serta Kepengurusan versi Sahbela Dalimunthe cs diakui oleh pihak PT. Torganda.
2. Kembalikan kerugian Anggota Koperasi senilai Rp 129.168.000.000.dan atau
3. Kembalikan hak dan tanah kami seluas 4.000 Hektar.

Berikut rencana rangkaian aksi yang dibatalkan oleh personil Polres Rohul, sekitar pukul 09.00 Wib massa dari Kelompok Sahbela Dalimunthe sekitar 100 orang mulai berkumpul di titik kumpul yaitu di Terminal Rantau Kasai Desa Tambusai Utara Kecamatan Tambusai Utara

Selanjutnya, sekitar pukul 09.30 Wib Wakapolres Rohul Kompol Adi Prabowo, SH, SIK, MH di dampingi Kasat Intelkam AKP Edi Sutomo, SH, MH dan Kapolsek Tambusai Utara AKP D Raja Napitupulu, SIK, MM menemui penanggung jawab aksi dan Korlap Aksi tersebut,

Ketika itu, Waka Polres menyampaikan, saat ini Kabupaten Rohul masih dalam situasi Pandemi Covid 19, sehingga dilarang melaksanakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa karena dikhawatirkan dapat menjadi claster penyebaran Covid 19 di Kecamatan Tambusai Utara ini,katanya,

Lanjut Adi Prabowo menyarankan,Apabila terdapat permasalahan di Internal Koperasi Sawit Karya Bhakti silahkan mencari solusi lain dan menempuh jalur hukum tanpa membuat kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa,Dan juga demi menjaga Kamtibmas yang aman dan kondusif dan menghindari adanya claster baru penyebaran Covid 19.,” terang Wakapolres

“Kami menghimbau agar Penanggung Jawab aksi dan Korlap aksi untuk membubarkan massa dan kembali ke rumah masing – masing,” harap Pak Waka,

Sementara itu Sahbela Dalimunthe sebagai Penanggungjawab Aksi meminta untuk difasilitasi untuk berjumpa dengan manajemen PT Torganda dengan perwakilan lima orang.

Tambah Sahbela lagi,Sedangkan massa lainnya akan kami suruh membubarkan aksi dan kembali ke rumah masing – masing,” sebut Sahbela Dalimunthe

Kemudian hasil dalam pertemuan tersebut adalah pihak Polres Rohul akan memfasilitasi perwakilan kelompok Sahbela Dalimunthe untuk berjumpa dengan manajemen PT Torganda di Kantor Kebun Rantau Kasai PT Torganda.

Selanjutnya pukul 10.15 Wib massa dari Kelompok Sahbela Dalimunthe yang berjumlah sekitar 100 orang membubarkan diri dan kembali ke rumah masing – masing sedangkan Lima Orang perwakilan dari kelompok Sahbela Dalimunthe berangkat menuju Kantor Kebun PT Torganda.

Seterusnya sekitar pukul 10.30 Wib, di Lobi Kantor Kebun Rantau Kasai PT Torganda telah dilaksanakan pertemuan antara perwakilan kelompok Sahbela Dalimunthe dengan manajemen PT Torganda yang difasilitasi pihak Polres Rohul.

Pertemuan tersebut, dipimpin Kapolres AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK dihadiri, Kasat Intelkam AKP Edi Sutomo, SH MH, Kapolsek Tambusai Utara AKP D Raja Napitupulu, SIK, M, Danramil Tambusai Kapten Inf Lilik, Humas Regional Riau PT Torganda Sariman Siregar, Manager Kebun Batang Kumu II PT Torganda Luter Sembiring.

Kemudian Perwakilan kelompok Sahbela Dalimunthe terdiri dari Irwan Dalimunthe, Sujarko Daud dan Maman Surbakti (LSM BPPK – RI)

Dalam pertemuan itu Kapolres mengatakan solusi penyelesaian permasalahan tersebut, mudah – mudahan dalam pertemuan ini dapat menghasilkan kesepakatan. Dan terhadap Masing – masing pihak silahkan menyampaikan pendapat secara bergantian dengan santun dan tetap saling menghargai, Tidak ada upaya memaksakan kehendak kelompoknya,” ujar AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK.

Sahbela Dalimunthe dalam tanggapannya menjelaskan pada tahun 2019 telah dilaksanakan RALB dan diperoleh hasil bahwa dirinya sebagai Ketua Koperasi Sawit Karya Bakti.Akan tetapi sampai saat ini kami belum dicatatkan pihak Dinas Koperasi dan belum diakui oleh pihak Perusahaan serta gaji belum pernah kami terima, sehingga masalah tersebut perlu kita bahas agar dapat diselesaikan,” terangnya.

Lanjutnya Sahbela lagi,H Afrizal Dalimunthe bukanlah Ketua dari pilihan Anggota Koperasi, tidak ada legalitas H Afrizal Dalimunthe sebagai Ketua Koperasi, maka kami mohon kepada perusahaan agar hal tersebut menjadi pertimbangan,” sambungnya.

“Koperasi Sawit Karya Bhakti bukan milik H Afrizal Dalimunthe. “Koperasi tersebut adalah milik masyarakat (anggota) Dusun III Mompa, Desa Mahato,” tegasnya

Ditempat yang sama, Humas Regional Riau PT Torganda Sariman Siregar dirinya mengucapkan selamat datang di Kantor Kebun Rantau Kasai PT Torganda.

Menanggapi dari pihak kelompok Sahbela Dalimunthe pada dasarnya Perusahaan merupakan Mitra dari Koperasi Sawit Karya Bhakti, saat itu lahan diserahkan H Afrizal Dalimunthe di atas Akta Notaris yang di tanda tangani H Afrizal Dalimunthe sebagai Ketua Koperasi koperasi dan DL Sitorus dari pihak perusahaan PT Torganda.

“Jika ada permasalahan di tubuh koperasi sepanjang sesuai dengan jalur yang sah dan memenuhi persyaratan yang lengkap silahkan bawa kelengkapan tersebut dan datang ke Menajemen Perusahaan,” pintanya,

Dijelaskannya lagi,Jangan sampai permasalahan internal koperasi dibawa ke perusahaan, sebab perusahaan sampai saat ini sudah melaksanakan semua kewajiban,” tuturnya lagi

Sehubungan dengan adanya rencana dari pihak kelompok Sahbela Dalimunthe yang ingin menduduki lahan, pihak perusahaan bersifat pasif menjaga, mengelola dan merawat sesuai dengan amanah yang diberikan.

“Sepanjang belum ada perubahan pengurusan koperasi secara sah perusahaan tetap memegang pengurusan yang lama sesuai dengan Akta Notaris,” ungkapnya,

Ketika itu tanggapan dari Muhammad Daud sebagai perwakilan kelompok Sahbela mempertanyakan apakah H Afrizal Dalimunthe menyerahkan lahan sudah sesuai dengan prosedur dan mempertanyakan gaji Koperasi yang diterima Koperasi saat ini.

Dirinya meminta agar pihak perusahaan memfasilitasi pertemuan yang di hadiri oleh kedua belah pihak dan pemilik perusahaan PT Torganda,dan perusahaan menunda gaji anggota koperasi, karena saat ini masih terjadi permasalahan internal dalam tubuh Koperasi.tegasnya,

Selanjutnya, tanggapan Irwan Dalimunthe yang juga perwakilan kelompok Sahbela Dalimunthe, pihaknya berpatokan dengan undang-undang Koperasi, adapun jumlah Anggota Koperasi adalah sebanyak 598 Anggota,dan kenapa Dinas Koperasi menyatakan jumlah Anggota Koperasi sebanyak 975 Anggota, sehingga kegiatan RALB yang kami laksanakan tidak memenuhi quorum,” ujarnya lagi.

Dirinya meminta Perusahaan agar mempertemukan kelompok Sahbela Dalimunthe dengan H Afrizal Dalimunthe yang dihadiri Sabar Sitorus sebagai pemilik perusahaan.

Berikutnya tanggapan, Maman Surbakti sebagai perwakilan kelompok Sahbela Dalimunthe meminta agar pihak Perusahaan mempertemukan kelompok Sahbela Dalimunthe dengan H Afrizal Dalimunthe dan dihadiri pemilik perusahaan Sabar Sitous.

Sementara hasil dan kesimpulan dalam pertemuan tersebut akan dilaksanakan pertemuan lanjutan yang difasilitasi pihak PT Torganda dengan menghadirkan pihak Pengurus Koperasi Sawit Karya Bhakti yang diketuai H Afrizal Dalimunte, dan Kelompok Sahbela Dalimunthe serta pihak Dinas Koperasi, UKM dan Nakertrans Kabupaten Rohul serta instansi terkait lainnya, sedangkan untuk waktu dan tempat akan ditentukan kemudian.

Semua pihak sepakat untuk sama – sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta tidak akan melakukan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berakhir sekitar pukul 12.05 Wib, kemudian dilanjutkan pada pukul 14.10 Wib sampai 16.30 Wib. Selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali.ucap Paur Humas Polres Rohul AIPDA Mardiono P SH.mengakhiri.

(Sumber:Humas Polres Rohul)