Menuju Kemenangan,,,Kembali Kefitrah Sebagaimana Kita Lahir Dari Rahim Ibu

ORETAN86.COM-Kita patut bersyukur bahwa atas ridha Allah puasa selama Ramadan dapat diselesaikan dengan baik. Hanya dengan kekuatan lahir batin yang diberikanNya, maka puasa yang dijalani dengan berat sebulan itu dapat diselesaikan.

Penderitaan lahir dan batin berupa lapar dan haus merupakan ujian kecil. Tapi ujian terberat dalam puasa itu adalah mengendalikan hawa nafsu.

Ujian berat tersebut masih harus disempurnakan lagi berupa kewajiban membayar zakat FITRAH. Kita pun tahu bahwa zakat ini berupa makanan pokok penduduk (beras di Indonesia) yang telah ditentukan banyaknya dalam Islam melalui keputusan kemenag daerah,

Zakat fitrah dapat dimaknai sebagai penyempurna dari puasa Ramadan. Zakat ini merupakan pembersih bagi orang yang berpuasa dari perilaku yang sia-sia, perbuatan tidak baik, sebagai hidangan bagi orang-orang miskin.

Maka, bagi yang menunaikannya sebelum shalat Ied, itulah zakat yang diterima (zakat fitrah) dan bila ditunaikan setelah shalat Ied, maka itu merupakan sodaqoh biasa sebagaimana sodaqoh lainnya.

Selama ritual Ramadan itu dilaksanakan, termasuk di dalamnya menjalani ibadah shalat tarawih, memperbanyak bacaan Alquran dan berzikir, semua itu dapat dilaksanakan karena adanya kekuatan yang diberikan Allah semata.

Mengapa?

Semua yang dapat dijalani dengan mulus itu sejatinya adalah sebuah kemenangan seperti halnya seorang prajurit yang baru pulang dari medan pertempuran.

Namun dibalik itu ada sebuah kekuatan yang hanya dirasakan oleh orang-orang beriman dimana Kekuatan itu berasal dari Allah.

Bagaimana mungkin haus dan lapar, termasuk mengendalikan hawa nafsu untuk kebutuhan biologis saja – harus dapat diredam saat menjalani puasa.  Sungguh ibadah berat!

Karena itu, tidak berlebihan jika ada yang menyebut bahwa memerangi hawa nafsu itu adalah jihad. Orang yang meninggalkan kejahatan sesungguhnya dia telah berjihad
.
“Wahai malaikat-malaikat Ku, setiap yang beramal tentu mengharap pahalanya, dan sekarang hamba-hambaKu yang telah berpuasa sebulan penuh dan keluar menuju (shalat) hari raya, juga meminta pahala mereka, maka saksikanlah olehmu sekalian bahwa Aku benar-benar telah mengampuni mereka.  Kemudian suatu panggilan memanggil, “Hai umat Muhammad kembalilah kalian ke rumah kalian masing-masing, sesungguhnya kesalahan-kesalahan kalian telah diganti dengan kebajikan. Lalu Allah berfirman, Wahai hamba-hambaKu, kalian telah berpuasa untukKu dan telah berbuka untukKu, maka bangkitlah kalian dalam keadaan telah mendapat ampunan.
Written by Ramlan Lubis
Episode 27-30/30
Semoga bermanfaat bagi pemirsa semua ,amin ya Robbal alamin