Nazar Lugina SH MH & Rekan Nilai Tuntutan Jaksa Dan  Putusan PN Pasir Pengaraian Nomor 391/pid.Sus/2020/PN.Prp Keliru.

Nazar Lugina SH MH & Rekan Nilai Tuntutan Jaksa Dan  Putusan PN Pasir Pengaraian Nomor 391/pid.Sus/2020/PN.Prp Keliru.

ORETAN86.COM-Pasir Pengaraian, Kuasa huku dari IR yakni Nazar Ligina SH MH & Rekan menilai tuntutan jaksa dan putusan PN Nomor 391/pid.Sus/2020/PN.Prp Keliru.

Hal ini dikatan oleh Nazar Lugina SH MH & Rekan,Berdasarkan tuntutan jaksa terhadap Terdakwa IR berdasarkan Surat dakwaan Kesatu yaitu melanggar pasal 114(1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, yakni Dituntut dengan tuntutan 6 tahun dan 6 bulan kurungan dan denda 1 milyar rupiah subsidair 6 bulan penjara.

Lanjut PH lagi,Vonis majelis hakim sependapat dengan tuntutan jaksa penuntut umum.

Penasihat hukum Terdakwa berpendapat, bahwa putusan tersebut jauh dari nilai nilai keadilan,tutur Nazar Ligina SH MH,

Dijelaskan  Nazar Lugina SH MH lagi,bahwa dalam dakwaan yang bersifat alternatif antara pasal 114(1),112(1),127(1) huruf a. Sangat keliru jika persidangan dilaksanakan dengan cara online melalui videocall (vidcoll) yang terganggu jaringan yang buruk sehingga hanya menghasilkan asumsi semata,

Tambah Kuasa hukum terdakwa IR lagi, Permohonan agar terdakwa dihadirkan langsung dalam persidangan  ditolak oleh  majelis hakim dengan alasan corona dan aturan lembaga pemasyarakatan tempat terdakwa ditahan, yang jelas jelas merugikan dan mangabaikan hak hak hukum klaen kami,cetus  Nazar,

Kuas hukum terdakwa IR,menuding majelis hakim tidak cermat dan keliru didalam memeriksa bukti bukti dan saksi, yang seharusnya kebenaran bukti harus dihadirkan dalam persidangan dimana Terdakwa dituduh menjual narkotika sementara  didalam persidangan tidak ada bukti bukti yang dapat menunjukan adanya jual beli,

“Ya contohnya kalau yang namanya jualan tentu ada barang, ada uangnya, ada bukti pembayarannya, ada alat pndukung jual beli lainnya seperti alat timbang dan bukti lainnya, Bukan hanya berdasarkan cerita dari “terdakwa lain”yang bersetatus menjadi saksi mahkota yang diragukan kebenarannya.

-Barang bukti sabu milik saksi R (terdakwa lain) seberat  0,29 gram yg dikaitkan dengan terdakwa dan bukti surat  tes urine positif metafetamina menujukan bahwa terdakwa hanya pengguna bagi diri sendiri,pungkas Nazar Lugina SH MH & Rekan,

Kuasa hukum terdakwa IR menilai Vonis hakim sangat jauh dari nilai-nilai keadilan dan bertentangan dengan SEMA no 04 tahun 2010 ditambah lagi terdakwa IR tulang punggung keluarga dan mempunyai anak berusia 4 bulan juga terdakwa belum pernah dipidana sebelumnya.

Penasihat hukum terdakwa Tekankan, bahwa didalam memutuskan perlu pertimbangan fungsi hukumnya,nilai manfaat dan keadilannya karena mengatasnamakan Keadilan berdasarkan Atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan  terdakwa melalui penasihat hukumnya mengajukan upaya hukum banding untuk mencari keadilan,tegas Penasehat Hukum terdakwa Nazar Lugina SH MH & Rekan kepada awak media.

(AZ/AWI)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan