Polda Riau Tangani 5 Kasus Terhadap 18,25 Hektare Luas Lahan Terbakar

Polda Riau Tangani 5 Kasus Terhadap 18,25 Hektare Luas Lahan Terbakar

ORETAN86.COM-Pekanbaru,Mulai bulan Januari 2021 hingga akhir Februari Cuaca di wilayah provinsi Riau mulai terasa panas yang meningkat.

Dimana saat titik hotspot api mulai bermuculan, kini Polda Riau tampak sudah memberikan perhatian serius dalam penanganan terhadap Karhutla.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melalui Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Riau Kombes Andri Sudarmadi mengatakan bahwa pihaknya sudah menangani 5 kasus tindak pidana karhutla.

“Per hari ini sudah 5 kasus tindak pidana karhutla yang kita tangani, dimana 2 kasus di Kabupaten Bengkalis, 2 di Kota Dumai dan 1 di Kabupaten Meranti,” ujar Kombes Andri Sudarmadi, kepada datariau.com, Senin (22/2).

Dikatakan Dirkrimsus Polda Riau, dari 5 kasus tindak pidana Karhutla yang ditangani pihaknya, belum ada perusahaan yang terlibat dalam kasus ini.

“Ada seluas 18,25 Hektare (Ha) yang terbakar. Sampai saat ini untuk para tersangka masih perorangan,” pungkas Kombes Andri Sudarmadi.

Dimana diberitakan sebelumnya, titik api di sejumlah Kabupaten yang ada di Provinsi Riau mulai kembali bermunculan, dimana saat ini Minggu (21/2/2021) terlihat ada 97 titik api dari 103 hotspot yang terpantau dari Dashboard Lancang Kuning Nusantara.

Dimana hal itu disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi melalui data Informasi Karhutla kepada media ini.

“Untuk per hari ini Minggu (21/2) ada 97 titik api atau kebakaran, dari 103 hotspot. Dimana Kabupaten Bengkalis ada 58 titik api, Kabupaten Pelalawan 27 titik api, Kabupaten Indragiri Hilir 8 titik api, dan Kota Dumai 4 titik api,” papar Irjen Agung kepada awak media,

Dijelaskannya, bahwa 97 titik api saat ini sudah berhasil di padamkan oleh personil Polri bersama tim gabungan baik itu TNI, Manggala Agni, BPBD maupun dari yang lainnya.

“97 titik api sudah berhasil dipadamkan dan sekarang masih dilakukan upaya pendinginan dibeberapa lokasi titik api, dan tinggal menyisahkan asap tipis saja. Tidak hanya memadamkan saja, jajaran Polda Riau juga melaksanakan kegiatan preventif dan preemtif,” ujar Kapolda Riau.

Kapolda Riau juga tidak menampik adanya persoalan dilapangan saat pihaknya bersama instansi terkait saat berusaha memadamkan api-api yang ada.

“Kita tau bahwa masih ada kendala personil di lapangan seperti cuaca panas terik, angin kencang dan berubah arah, sumber air jauh dari titik api serta akses menuju tkp jauh dari posko karhutla, tetapi mereka berhasil memadamkannya,” ungkap Jendral Bintang Dua tersebut.

Ditambahkan orang nomor satu di Kepolisian Daerah Riau tersebut, pihaknya sudah menangani beberapa kasus yang menetapkan tersangka dalam kasus Karhutla.

“Dari tanggal 1 Januari 2021 sampai dengan 20 Februari 2021 Polda Riau telah menangani 3 kasus karhutla dengan 3 tersangka perorangan serta luas lahan terbakar yang di sidik seluas 6,25 Hektare,” pungkas Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
(Rilis/AWI)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan